Memahami Masyarakat Papua dan hubungannya dengan Alam

Dalam buku Bioregion Papua ; Hutan dan Manusianya yang diterbitkan oleh Forest Watch Indonesia (2019), ditulis bahwa untuk memahami masyarakat di Papua yang mayoritas memiliki hubungan erat dengan alamnya, penting dipahami beberapa pendasaran sebagai berikut: Pertama, Hubungan manusia dengan tanah dan sumberdaya alamnya bersifat kompleks dan berlapis (Sosial, Budaya, Ekonomi, Ekologi, dan Spiritual). Sehingga dalam […]

Hasil Studi : Kota-kota pesisir Asia tenggelam dengan cepat

Phys.org pada Minggu(25/9/2022) mengabarkan hasil studi terbaru yang menyebutkan, kota-kota pesisir yang luas di Asia Selatan dan Tenggara tenggelam lebih cepat daripada di tempat lain di dunia, membuat puluhan juta orang lebih rentan terhadap naiknya permukaan laut. Urbanisasi yang cepat telah membuat kota-kota ini sangat membutuhkan air tanah untuk melayani populasi mereka yang berkembang, menurut […]

Meninggalnya Man of the Hole Brasil, sinyal ancaman terhadap Pribumi

Rabu(21/9/2022) Phys.org mengabarkan tentang  meninggalnya manusia lubang ( Man of the hole) di Brasil, pada Agustus lalu. “Manusia lubang” ini adalah pria Pribumi yang tinggal sendirian di hutan hujan Amazon Brasil selama 26 tahun. Pria itu, yang nama panggilannya berasal dari lubang yang dia gali secara teratur di tanah, adalah anggota terakhir yang masih hidup […]

Konservasi Tradisional Teluk Wondama Mampu Mempertahankan Keberlanjutan Megabentos

Beberapa lokasi di Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat mengenal kebudayaan konservasi tradisional, yang kita kenal dengan sebutan Sasi. Sasi merupakan salah satu bentuk pengelolaan dan perlindungan sumber daya alam yang dipraktekkan berbagai masyarakat pesisir di Papua dan Maluku. Banyak pelaksana konservasi menyimpulkan sasi merupakan salah pendekatan pengelolaan dan konservasi sumber daya pesisir yang efektif. Hasil […]

Cenderawasih Mati Bukan Karena Usia

Burung Cenderawasih dalam budaya Papua dikategorikan pada dua hal yakni konsep cenderawasih dalam kehidupan kebudayaan masyarakat di Papua sebelum adanya kontak budaya dengan dunia luar dan sesudah adanya kontak budaya. Hal ini dikatakan Enrico Yory Kondologit seorang Antropolog dan Kurator dari Universitas Cenderawasih, pada diskusi publik “Mahkota Raja Yang Berlabel Harga” di Pondok Konservasi Rumah […]

Bakau Meksiko telah menangkap karbon selama 5.000 tahun

Dilansir dari phis.org, para peneliti telah mengidentifikasi alasan baru untuk melindungi hutan bakau: mereka telah diam-diam menjaga karbon dari atmosfer bumi selama 5.000 tahun terakhir. Mangrove tumbuh subur dalam kondisi yang tidak dapat ditoleransi oleh sebagian besar tanaman, seperti perairan pantai yang asin. Beberapa spesies memiliki akar vertikal penghantar udara yang bertindak seperti snorkel saat […]

Susah dapat kepiting, karena alih fungsi hutan Mangrove

Agus Imbiri (49) dan Sony Baudi (32) adalah dua warga Kota Jayapura yang menetap di Kompleks Assalam Gunung Entrop. Agus diketahui berprofesi sebagai honorer di Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura, sedangkan Sony Baudi adalah spesialis pengebor sumur. Walau beda profesi, tapi ada satu kesamaan yang dimiliki keduanya, sama-sama hobby mencari kepiting. Sudah 10 tahun kedua […]

Buah Matoa Berperan Dalam Pemenuhan Hidup Mama-Mama dari Kampung Nendali

Marthina Ohee (59) sudah sebulan terakhir ini berjualan buah Matoa di pinggir jalan raya Sentani- Kampung Harapan. Harga Matoa per kantongnya bervariasi, Rp 50 ribu dan Rp 100 Ribu. “ Kalau Matoa Kelapa satu kantong plastik kecil itu 100 Ribu, kalau Matoa Papeda itu harganya 50 ribu,” kata Mama Marthina Ohee, warga Kampung Nendali (Netar), […]

Perubahan iklim mempengaruhi kualitas air minum

Gelombang panas, kekeringan, banjir, kebakaran hutan—konsekuensi dari perubahan iklim meningkat dan mengubah lingkungan kita. Contoh utama adalah pedesaan di daerah tangkapan air untuk reservoir Rappbode di wilayah Harz timur. Ini adalah reservoir air minum terbesar di Jerman dan menyediakan air minum untuk sekitar 1 juta orang. Periode kekeringan yang panjang selama tahun 2015 hingga 2020 […]

Rumah Kaki Seribu kian tergerus zaman

Rumah tradisional kaki seribu adalah rumah tradisional Suku Arfak (Hatam, Meyakh, Sougb, dan Moile) dengan konstruksi kayu dalam jumlah yang sangat banyak hingga disebut dengan kata “seribu”.  Ibeiya merupakan rumah tradisional kaki seribu Suku Moile yang hidup di daerah dataran tinggi Pegunungan Arfak, Distrik Minyambouw. Sedangkan penyebutan rumah kaki seribu oleh Suku Hatam yang hidup […]